Aku mulai menari dan terus
menari…
menikmati sentuhan melodi yang
menembus nadi.
Gerakan tak berpola mengayun
menandakan kegundahan hati
Berputar melewati batas-batas
memori.
Hujan air mata menggenangi
dataran pipi
Lesung bibir sayu menyimpan
sejuta arti akan mimpi
Aku
bergerak menuju alur imajinasi
Cermin
bisu hanya mampu memandangiku
Ingin
menghibur keraguan hati
Ku
tersenyum menatap cermin
Ia tak
membalasku
Tetap
kelenggokkan telapak kaki
Kuayunkan
lengan bersama jemari
Paaaaaakkkkkkk
Hentakkan tangan
Haaaaaahhhh
Ku mendesah
Merangkul kekhawatiran
Fatamorgana
permainkanku
Dunia maya
melambaiku
Manusia
itu menyeruku
Aku
terpaku…
Imajinasi
menguasaiku..
Cerminlah yang memberitahuku
Gerakanku layaknya gelombang
Arus permainkanku
Ombak memperdayaiku
Apakah Maumu?
* R-Qb